1• Iman kepada Allah adalah meyakini di dalam hati bahwa Allah SWT Maha Ada dengan segala sifat-sifatNya yang agung, keberadaan langit dan bumi ini adalah sebagai bukti keberadaan Allah. Maka wajib bagi setiap Muslim mengetahui sifat-sifat wajib dan mustahil bagi Allah, serta sifat Ja’iz bagi Allah. Dan disunnahkan untuk mengetahui Asma’ul Husna. Dalilnya : “Katakanlah, Dialah ALLAH yang maha Satu. ALLAH (satu-satunya tempat) memohon. Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dan Dia tidak menyerupai sesuatu apapun.” (QS. Al-Ikhlas : 1-4).
2• Percaya dan meyakini bahwa ALLAH menciptakan Malaikat. Mereka merupakan makhluk ghoib (tidak dapat dilihat) diciptakan dari cahaya dan terpelihara dari dosa. Jumlah mereka hanya ALLAH yang Maha Mengetahui. Dalilnya : “Tidaklah Kami menurunkan para malaikat kecuali dengan kebenaran.” (QS. Al-Hijr : 08).
3• Meyakini bahwa ALLAH menurunkan kitab-kitab kepada para Nabi dan Rosul. Adapun yang wajib diimani hanya 4 yaitu : Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur’an. Selain itu ada juga yang disebut Shohifah/halaman, yaitu : 60 Shohifah kepada Nabi Syits AS. Dan 30 Shohifah kepada Nabi Ibrohim AS. Dan 10 Shohifah kepada Nabi Musa AS. Dalilnya :
A• Kitab Taurat, diturunkan kepada Nabi Musa AS untuk Bani Isroil. Berisi
tentang Tauhid dan Syari’at. Adapun Taurat yang dipegang umat Yahudi saat
ini sudah tidak murni lagi. Dalilnya : “Kami telah menurunkan Taurat, yang di
dalamnya petunjuk dan cahaya.” (QS. Al-Maidah : 44).
B• Kitab Zabur, diturunkan kepada Nabi Daud AS. Berisi nasehat dan peringatan
saja, tidak memuat Syari’at, karena Nabi Daud AS mengikuti syari’at Nabi
Musa yaitu Taurat. Dalilnya : “Dan Kami telah memberikan Zabur kepada
Daud” (QS. Al-Isro : 55).
C• Kitab Injil, diturunkan kepada Nabi Isa AS untuk kaum Hawariun. Berisi
tentang Aqidah, Tauhid dan Syari’at. Adapun Injil yang dipegang Kristiani
saat ini sudah tidak murni. Dalilnya : “Kami berikan kepada Isa Injil, yang
berisi petunjuk dan cahaya” (QS.Al-Maidah : 46).
D• AL-QUR’AN diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk seluruh alam
dan sebagai kitab penyempurna dari kitab-kitab sebelumnya, setelah Qur'an
ini sudah tidak ada lagi kitab setelahnya. Dalilnya : “Kami yang menurunkan
Al-Qur’an, dan Kami benar-benar menjaganya” (QS. Al-Hijr : 9).
“Alif Laam Miim. Itulah Al-Qur’an yang tidak ada keraguan di dalamnya,
sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Baqoroh : 1-2).
4• Meyakini bahwa ALLAH mengutus para Nabi dan Rosul untuk membimbing manusia kepada Islam. Adapun Nabi adalah laki-laki merdeka yang diberi wahyu untuk dirinya saja. Sedangkan Rosul diberi wahyu untuk dirinya dan untuk umatnya. Dalilnya : “Dan bagi tiap-tiap umat mempunyai Rosul.” (QS. Yunus : 47).
5• Kita wajib meyakini bahwa alam semesta ini akan binasa/berakhir, atau sering disebut dengan hari Qiyamat. Dalilnya : “Dan Tuhan kamu adalah Tuhan yang Maha Esa (Satu). Maka yang tidak beriman kepada hari akhir, (berarti) hati mereka mengingkari keesaan-Nya, dan mereka itu (termasuk) orang-orang yang sombong.” (QS. An-Nahl : 22).
6• Meyakini dan menerima dengan ikhlas semua ketentuan baik dan buruk yang telah ditetapkan oleh Allah SWT sejak zaman azali (sebelum alam semesta diciptakan). Dalilnya : “Tiada bencanapun di bumi dan di dirimu melainkan telah tertulis di kitab (Lauhul Mahfuz) sebelum Kami ciptakan, sungguh semua itu mudah bagi ALLAH.” (QS. Al-Hadid : 22).

Tiada ulasan:
Catat Ulasan